Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Juni 2018

Menikmati Indahnya Pantai Depok di Salsabila Seafood

Lebaran tinggal menghitung hari. Sahabat dan saudara sudah di perjalanan untuk mudik.

Bagaimana menjamu mereka sekaligus menikmati deburan ombak pantai selatan di Kabupaten Bantul?
Deburan ombak pantai Depok Parangtritis Bantul Yogyakarta.
Salah satu sudut pantai dengan pohon bakau yang rindang.

Yups! Salsabila Seafood, salah satu dari resto yang berjejer di bibir pantai Depok Parangtritis Bantul. Letak Resto hanya berjarak beberapa meter dari pantai, adalah cocok untuk menikmati kebersamaan bersama keluarga dan sahabat.
Salsabila Seafood 2 Depok Parangtritis

Tata ruang cukup luas untuk rombongan 200 orang lebih di bibir pantai.

Ada tiga buah resto di bawah naungan Brand Salsabila Seafood, siap memanjakan penikmat rekreasi pantai dan makanan laut.

Salsabila 2 berada di tengah diantara resto lain. Dengan kapasitas 200 orang tersedia dibawah naungan pendopo jawa yang dikemas untuk keluarga atau rombongan.
Resto Salsabila 3 lebih sejuk dan nyaman

Salsabila 3 berada di sebelah barat dengan kapasitas lebih kecil. Salsabila 3 tempat lebih rindang karena disebelah selatannya terdapat pohon bakau sebelum mata menatap pantai. Suasana lebih rindang dan nyaman.

Seafood olahan Salsabila mampu menghilangkan rasa kangen suasana pantai dan nikmatnya masakan ikan laut. Silakan ajak keluarga dan sahabat untuk bersama menikmati liburan panjang.

Untuk reservasi pemesanan bisa sms/wa ke 0877 3926 7742 (bu Marni/om Dargon)

Minggu, 18 Maret 2018

Bubur Pagi Favorit di Kota Bantul

Dimana anda biasa makan bubur di pagi hari? Tentu di pedagang langganan dekat rumah anda. Adakah yang istimewa? Mungkin warung bubur ini bisa dijadikan perbandingan.
Warung bubur Bu Sum Mandingan

Pedagang bubur pagi di kota Bantul cukup merata. Makanan khas pagi berbahan beras ini mudah di temui di hampir setiap kampung di Wilayah Bantul. Di kota maupun di kampung kampung pelosok.

Menu bubur di pagi hari menjadi ciri khas tersendiri bagi pedagang makanan pagi. Hampir tidak terlupakan untuk menu satu ini, meski tidak begitu mengenyangkan. Namun begitu, bubur mempunyai penyuka khusus bagi orang tua ataupun yang sedang sakit karena bubur mudah dicerna.
Pesepeda olah raga pagi mampir sarapan.

Salah satu, pedagang bubur pagi di Kota Bantul adalah  warung bubur Bu Sum yang berada di Kampung Mandingan Ringinharjo Bantul. Lokasinya berada di sebelah barat Alun Alun Paseban Bantul kira kira 75m.

Warung berada persis di sebelah selatan jalan. Mepet jalan, ada sedikit sisa tanah tempat untuk parkir.
Menikmati bubur di tempat ala kadarnya.

Buka mulai jam 05.00 pagi, menu sudah siap untuk di beli. Dari bakmi lethek,gorengan, sayur lodeh hingga mangut lele. Rasa sayurnya khas lidah orang mbantul.

Yang cukup membedakan dengan warung yang lain adalah sayur khas untuk bubur yaitu sayur tholo di tambah bakmu letheknya. Ini membuat bubur Khas Bu Sum, memang cita rasa warga mBantul, apalagi dibungkus dengan daun pisang dibagian dalam.

Cukup dengan tiga lembar uang seribuan sudah bisa menikmati bubur pagi Bu Sum.
Bubur dengan sayur tholo dan tempe lethek.

Khusus hari Senin, warung Bu Sum tidak buka karena untuk istirahat pekanan. Kesehatan juga harus dijaga dong, kalo setiap hari buka badan gak kuat.

Untuk hari Minggu biasanya cukup padat, banyak para pesepeda pagi mampir di tempat ini untuk sekedar mencari sarapan setelah capek mengelilinggi kota Bantul.

Yang ingin menikmati bubur cita rasa khas Bantul silakan datang untuk mencicipinya.

Rabu, 25 Oktober 2017

Sate Kambing Pak Marsono Ndogorok Bantul


Yups!!
Banyak tempat untuk menikmati sajian sate kambing di  Yogyakarta, apalagi di jalur selatan kota wisata ini. Dari Terminal Giwangan Yogya ikuti jalur ke selatan atau jalan Imogiri Timur. Di sepanjang jalan ini berjajar puluhan warung Sate kambing.

Satu dari sekian banyak warung olahan daging kambing adalah tempat pak Marsono ndogorok Trimulyo Jetis Bantul. Berada di kilometer 10 dari terminal Giwangan Jogja. Ketika sudah melewati SLB Trimulyo maju sedikit ke selatan. Warung berada di barat jalan , pojok gang masuk kampung Ndogorok (Bendo dan Gorok??) Desa Trimulyo Jetis Bantul.

Warungnya relatif kecil dan tidak cukup terlihat jika anda berkendara dengan kecepatan sedang ketika melalui jalan ini. Maka, perlu pelan pelan dan tengoklah ke barat jalan untuk menemukannya. Warungnya sederhana. Buka di pagi jam 08.00 dan hanya beberapa jam kedepan daging daging yang berada di gantungan etalase  akan tinggal tulang tulang.   Penikmat sate kambing biasanya antri, sehingga cepat habis sebalum jam 12.00 siang. Pak Marsono sendiri membatasi hanya beberapa ekor saja perhari untuk dikonsumsi.

Bumbu sate kambing pak Marsono begitu khas, apalagi daging di potong kotak kotak. Daging kambing muda terasa empuk dan mudah di cerna. Untuk harga standar sate kambing sudah cukup untuk mengobati rasa kangen daging kambing.

Senin, 23 Oktober 2017

Mie Des Bu Yanti Pundong

Bantul memang surganya warung Bakmi Jawa. Di berbagai sudut kota dan desa terdapat banyak warung mie khas Jawa.

Salah satunya warung mie des Bu Yanti yang berada di kampung Kopek Srihardono Pundong Bantul. Dengan rute Jalan Parangtritis km 16 masuk ke timur kira kira 700an meter.


Saya lebih menikmati perjalanan menuju kampung ini disuasana malam ketimbang di warungnya. Meski di kampung, bangunan lebih terkesan kota dari pada khas pedesaan.

Pengunjung yang cukup banyak ketika warung baru saja buka, menunjukkan warung mie ini sudah cukup beken bagi para penyuka makanan mie. Bumbu berbau sedap dengan penyajian yang tidak terlalu lama.

Kalau mau kesana bingung arahnya, bolehlah sms ke saya nanti saya anterin deh...